Portrait of Johannes Rettob, Regent of Mimika, smiling warmly, wearing official white uniform, natural daylight, soft gold background, warm editorial photography
Portrait of Johannes Rettob, Regent of Mimika, smiling warmly, wearing official white uniform, natural daylight, soft gold background, warm editorial photography
Arah Kebijakan

Membangun Mimika Rumah Kita

Komitmen Johannes Rettob dalam menata masa depan Mimika melalui perencanaan yang matang, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan seluruh masyarakat.

Visi Utama

Mewujudkan Mimika yang Maju, Aman, Sejahtera, dan Berkelanjutan

Sebuah komitmen luhur untuk membangun daerah mulai dari kampung-kampung, memastikan keadilan sosial, serta menjaga kelestarian alam Papua bagi generasi mendatang.

Pilar Pembangunan

Tiga Misi Strategis Daerah

Langkah nyata pemerintah dalam mewujudkan pemerataan kesejahteraan dan penguatan fondasi ekonomi kemasyarakatan.

Pemberdayaan Orang Asli Papua

Infrastruktur Terintegrasi

Ekonomi Kerakyatan

Menempatkan masyarakat adat sebagai subjek utama pembangunan melalui peningkatan kapasitas ekonomi lokal, pendidikan, dan pelestarian budaya.

Membuka aksesibilitas wilayah terisolasi di pegunungan dan pesisir guna mempercepat distribusi logistik dan pelayanan publik.

Mendorong kemandirian UMKM lokal dan mengelola potensi alam Mimika secara bijak tanpa merusak ekosistem lingkungan.

Tahapan Rencana

Peta Jalan Pembangunan Mimika

01
02
03

Konsolidasi & Pelayanan Dasar

Pemerataan Konektivitas

Kemandirian Ekonomi Daerah

Fokus pada pembenahan birokrasi, peningkatan mutu puskesmas, serta jaminan pendidikan dasar gratis di seluruh kampung.

Pembangunan jalan penghubung antar-distrik dan penyediaan jaringan listrik serta internet untuk kampung-kampung terluar.

Hilirisasi produk unggulan daerah, peningkatan investasi ramah lingkungan, dan penguatan pasar domestik bagi komoditas lokal.

Kawal Transparansi Pembangunan

Setiap target pembangunan disajikan secara terbuka. Pantau realisasi anggaran dan pencapaian kinerja kami secara langsung.